IKATAN & UNSUR kimia🧬





        🧬IKATAN & UNSUR kimiá🧪
     

     


IKATAN kimià
   Ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. Penjelasan mengenai gaya tarik menarik ini sangatlah rumit dan dijelaskan oleh elektrodinamika kuantum



Jenis-Jenis atau Macam-Macam Ikatan Kimia (Ikatan Ion, Ikatan Logam, Ikatan Kovalen)

1. Ikatan Ion


Ikatan ion adalah ikatan yang terbentuk karena adanya gaya tarik menarik secara elektrostatis yang terjadi di antara ion positif dan negatif.

Atom yang energi ionisasinya rendah akan mudah membentuk ion positif karena melepaskan elektron. Kemudian elektron tersebut ditangkap oleh atom yang memiliki afinitas elektron yang besar membentuk ion negatif karena ia mudah menerima elektron. Sehingga akan terjadi gaya tarik menarik dan terbentuklah senyawa yang bersifat netral.


Ikatan ion pada senyawa NaCl
Ikatan ion pada senyawa NaCl

Bila ditulis menggunakan persamaan kimia menjadi seperti di bawah ini
Di dalam senyawa, ion positif dan negatif tersusun dalam jumlah tertentu. Sebagai contoh senyawa NaCl yang berbentuk kristal sebenarnya membentuk struktur kubus. Tiap-tiap ion Na+dikelilingi oleh ion Cl sejumlah 6 ion.
Beberapa sifat senyawa ion yaitu membentuk kristal namun rapuh, titik lebur dan titik lelehnya tinggi, mudah sekali larut dalam air, dan mampu menghantarkan arus listrik.

2. Ikatan Logam


Ikatan logam adalah ikatan kimia yang memiliki ciri-ciri yaitu bisa menjadi penghantar panas maupun arus listrik, dapat atau mudah ditempa, bersifat ulet, dan juga bisa diulur menjadi kawat. Pembentukan ikatan ion terjadi karena adanya perbedaan energi ionisasi dan afinitas elektronsuatu atom.
Ikatan logam terdiri dari ion logam yang positif di lautan elektron yang merupakan valensi elektron dari setiap atom dan saling bertumpang tindih. Elektron-elektron tersebut bebas bergerak dan mengelilingi inti di dalam kristal. Elektron yang bisa bebas bergerak ini dikenal dengan sebutan elektron dislokasi. Sedangkan gaya tarik antar atom-atom menyebabkan terjadinya ikatan logam.
Karena elektron-elektron di dalam logam dapat bebas bergerak maka logam dapat menghantarkan panas atau kalor dan arus listrik. Sehingga logam banyak dimanfaatkan dalam alat-alat listrik dan rumah tangga.

3. Ikatan Kovalen


Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena adanya pemakaian pasangan elektron secara bersama-sama. Namun jika pasangan elektron yang dipakai bersama itu berasal dari salah satu atom, ikatan ini disebut sebagai ikatan kovalen koordinasi.
Sebagai contoh yaitu pada molekul hidrogen. Dalam molekul hidrogen terdapat dua atom hidrogen yang saling berikatan membentuk ikatan kovalen. Masing-masing atom hidrogen menyumbangkan 1 elektronnya sehingga membentuk pasangan elektron yang berikatan dan digunakan bersama-sama.
Ada berbagai senyawa yang merupakan ikatan kovalen misalnya O2, NH3, SO3, dan sebagainya. Di dalam senyawa kovalen juga ada bisa membentuk ikatan tunggal yang disebut sebagai ikatan kovalen tunggal. Lalu ada senyawa dengan ikatan rangkap dua yang disebut dengan ikatan kovalen rangkap dua. Selain itu terdapat juga ikatan kovalen rangkap tiga.
Dalam ikatan kovalen juga bisa terjadi penyimpangan kaidah oktet. Penyimpangan ini bisa terjadi pada senyawa BF3, CO, dan PCl5. Di dalam senyawa tersebut susunan elektron tidak duplet maupun oktet. Sehinggal memiliki struktur yang berbeda dari senyawa yang lain.



Unsur Kimia ,adalah suatu spesies atom yang memiliki jumlah proton yang sama dalam inti atomnya yaitu nomor atom, atau z yang sama.
Sebanyak 118 unsur telah diidentifikasi, yang 94 di antaranya terjadi secara alami di bumi.
Sedangkan 24 sisanya, merupakan unsur sintesis. Terdapat 80 unsur yang memiliki sekurang-kurangnya satu isotopstabil dan 38 unsur yang merupakan radionuklidayang, seiring berjalannya waktu, meluruh menjadi unsur lain. 
Besi adalah unsur penyusun bumi paling melimpah (berdasarkan massa) sementara.
oksigen adalah yang paling melimpah di kerak bumi.

Unsur kimia menyusun materi biasa di jagat raya. Namun, observasi astronomi menyarankan bahwa materi biasa yang teramati hanya menyusun 4% dari materi di alam semesta: sisanya adalah materi gelap (73%); komposisinya tidak diketahui, tetapi tidak tersusun dari unsur kimia.Energi misterius ini kemungkinan mempercepat inflasi Alam semesta.
Dua unsur yang paling ringan, hidrogen dan helium,sebagian besar terbentuk dalam Ledakan dahsyat dan merupakan unsur paling umum di jagat raya. Tiga unsur berikutnya (litium, berilium, dan boron) sebagian besar terbentuk melalui spalasi sinar kosmis dan oleh sebab itu lebih jarang daripada unsur-unsur yang lebih berat. Pembentukan unsur dengan proton antara 6 sampai 26 terjadi dan terus berlanjut dalam bintang-bintang deret utama melalui nukleosintesis bintang. Kelimpahan oksigen, silikon, dan besi yang tinggi di Bumi mencerminkan produksinya yang banyak di bintang-bintang tersebut. Unsur-unsur dengan proton lebih dari 26 terbentuk melalui nukleosintesis supernova dalam supernova, yang, ketika mereka meledak, memercikkan unsur-unsur ini sebagai sisa-sisa supernova jauh ke angkasa, yang menyatu dengan planet ketika mereka terbentuk.
Sejarah penemuan dan penggunaan unsur dimulai sejak masyarakat manusia primitif yang menemukan unsur-unsur alami seperti karbon, belerang, tembaga dan emas. Peradaban selanjutnya mengekstraksi unsur tembaga, timah, timbal dan besi dari bijinya melalui peleburan, menggunakan batu bara. Alkimiawan dan kimiawan secara berurutan mengidentifikasi lebih banyak lagi; seluruh unsur yang terbentuk secara alami telah diketahui pada tahun 1950.


Mungkin cukup sampai disini smoga materinya bermanfaat dan saya ucapkan terimakasih 😁🙏

               Nantikan postingan slanjutnya🤗

Komentar

Posting Komentar